Menhan Prabowo dan Panglima TNI Hadi Tjahjanto Diprotes Karena Absen Dalam Rapat Tertutup Dengan Komisi I DPR RI

Polhukam

PK,.JAKARTA,.—Komisi I DPR RI dijadwalkan rapat dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto hari ini. Namun kedua tokoh tersebut berhalangan hadir sehingga beberapa anggota rapat memprotes dan mengkritik hal tersebut, Rabu (23/9).

Dilansir dari laman detiknews, Sejumlah anggota menyampaikan protes karena Prabowo dan Panglima absen. Menhan Prabowo diwakili oleh Wamehan M Herindra, sementara Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto diwakili Kasum TNI Letjen Eko Margiyono.

Protes ketidakhadiran itu terjadi di awal rapat. Sejumlah anggota yang memprotes di antaranya Nurul Arifin dari Fraksi Golkar, Sukamta dari Fraksi PKS, dan TB Hasanuddin yang secara khusus menyoroti absennya Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

“Hari ini semua diwakilkan, memang tidak ada larangan sih, cuma buat kami Panglima tidak ada di dalam UU MD3-nya. Kalau Menhan memang boleh diwakilkan begitu kan, dan selanjutnya terserah pada kesepakatan pleno seperti apa,” kata Nurul.

“Tapi buat saya pribadi, ini preseden, tiba-tiba semua tidak hadir. Jadi kita lembaga mau jadi lembaga wakil-wakilan maksudnya? Kita di sini kan representasi suara wakil rakyat,” sambungnya.

Sementara itu Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDIP TB Hasanuddin tak mempersoalkan Prabowo diwakili Wamenhan. Dia hanya menkritik Panglima TNI yang diwakili Kabais TNI.

“Dengan segala hormat, sebetulnya surat Panglima ini perlu dikoreksi untuk urusan-urusan anggaran dan final membuat keputusan dalam bentuk transkrip Komisi I dengan pemerintah, artinya ini keputusan negara, Panglima TNI tidak bisa asal menunjuk saja,” kata Hasanuddin.

Menurut penjelasan Wakil Ketua Komisi I Abdul Kharis, Komisi I mendapat surat dari Kemenhan bahwa Prabowo ada kunjungan ke luar negeri. Sementara Panglima TNI kunjungan ke Sumatera.

Setelah sempat diskors, agenda rapat kerja Komisi I DPR RI dengan Menhan Prabowo Subianto dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto kembali dilanjutkan. Rapat yang membahas anggaran tahun 2022 ini digelar secara tertutup.

Baca Juga :  Kita Semua Bersaudara, Tolak Kekerasan di Bumi Papua

“Dihadiri 24 orang dari 7 fraksi dengan demikian kuorum telah terpenuhi. Dengan mengucapkan bismillahirrohmanirohim, rapat ini saya nyatakan dibuka dan bersifat tertutup ya,” kata Abdul Kharis.

Editor : Agung Setiadi

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of