Tingkatkan Penanganan Covid-19, Panglima TNI Upayakan Tracing di Sulawesi Utara

Hankam

PK,.JAKARTA,.–Jajaran TNI/Polri serta Forkopimda Provinsi Sulawesi Utara diminta langsung oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto untuk menjalin sinergitas yang baik guna penanganan Covid-19. Salah satunya untuk meningkatkan tracing atau pelacakan kontak erat.

Didampingi Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, serta Kabaharkam Polri Komjen Pol. Arief Sulistyanto, Panglima TNI menyampaikan penanganan pandemi membutuhkan partisipasi aktif semua pihak, termasuk masyarakat.

“Salah satu yang menjadi faktor penyebab meningkatnya angka kasus positif adalah kurangnya kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Menurutnya, saat ini masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Tren penurunan kasus jangan diartikan sebagai kelonggaran untuk kembali beraktivitas sama seperti sebelum pandemi.

Rata-rata positivity rate Provinsi Sulut berada di angka 19,21%, masih jauh di atas standar yang ditetapkan WHO yaitu di bawah 5%. Sehingga masih jauh dan perlu meningkatkan rasio pelacakan kontak erat terhadap 1 kasus konfirmasi berdasarkan Dashboard Kemenkes 2,97 tracing.

Hadi Tjahjanto meminta pemda Sulut memperkuat upaya penanganan secara sinergis dan serius sesuai kondisi wilayah masing-masing dan juga lebih sering mengedukasi masyarakat agar mau dirawat di Isoter
Isoter memudahkan monitoring dan perawatan sehingga segera tertangani apabila terjadi perburukan pada pasien. Dengan demikian pasien dapat ditangani secepat mungkin karena isoter telah dilengkapi Nakes, obat-obatan, alkes dan sarana pendukung lainnya.

“Target kita harus 1:15. Artinya saat ini baru 3 orang dilacak dari setiap 1 kasus konfirmasi. Kita ambil contoh di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Tidak ada testing, tracing dan BOR, juga rawat inap RS,m. Tetapi terdapat data kasus konfirmasi dan data kematian yang tinggi,” ucap Panglima TNI Hadi Tjahjanto.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sulut Olly Dondokambey menjelaskan bahwa saat ini Sulut mengalami kemajuan yang baik, yaitu tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Sulut cukup tinggi.

Baca Juga :  Bakamla RI Ikuti Pelatihan SEACAT ke-17 di Singapura dan Manila

“Hal tersebut tentunya tidak lepas dari komitmen dan sinergitas TNI-Polri dan Pemerintah Provinsi, termasuk dalam penegakan disiplin Prokes dan percepatan vaksinasi bagi masyarakat Sulut,” tutupnya. (merdeka)

Editor : Agung Setiadi

Leave a Reply

  Subscribe  
Notify of