Wakil Ketua MPR Minta TNI-Polri Selidiki Pemasok Senjata KKB

Polhukam

PK Jakarta.Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid memberi respon terkait peristiwa kontak senjata yang menyebabkan anggota TNI tertembak dan pengrusakan sejumlah fasilitas umum di Kiwirok, Papua. Anggota Komisi III DPR itu meminta agar TNI-Polri mengungkap pemasok senjata ke KKB.

“Saya harap pendekatan yang dilakukan untuk mengatasi konflik di Papua lebih holistik dan lebih canggih sehingga KKB di Papua dapat ditumpas hingga ke akar-akarnya,” ujar Jazilul dalam keterangannya, Selasa (14/9).

Menurutnya, konflik yang berkepanjangan dan selalu berulang di Papua menunjukkan kurang canggihnya aparat dalam pemetaan lapangan sekaligus memitigasi dan mengantisipasi setiap gerakan KKB. Dalam hal suplai senjata dan jenis senjata yang dipakai KKB, tidak mungkin senjata yang dipakai diproduksi di Papua.

“Mereka bukan kelompok yang terlalu besar, mestinya TNI yang sedemikian besar bisa menumpas ini sampai ke akar-akarnya sehingga tidak terus muncul setiap tahun, setiap musim. Salah satunya mencari otak dan penyuplai senjata dari mana mereka mendapatkan senjatanya,” lanjutnya.

Di sisi lain, menurut Jazilul, dalam menangani persoalan di Papua juga harus dilakukan dengan pendekatan lain, yakni pendekatan kemanusiaan, kebudayaan, dan kesejahteraan. Pendekatan tersebut sebagaimana yang dilakukan Presiden ke-4 RI, KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Sebelumnya, baku tembak kembali terjadi antara personel TNI Satgas Pamtas 403/WP dengan KKB di Papua. Kasus terbaru yang terjadi Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin (13/9), Baku tembak tersebut dilaporkan berlangsung hingga sekitar empat jam mulai pukul 09.00 hingga 13.15 WIT, mengakibatkan seorang anggota TNI mengalami luka tembak di bagian tangan. (detiknews)

Editor : Agung Setiadi

Leave a Reply

  Subscribe  
Notify of