Mengenal T-50i Golden Eagle Jet Tempur TNI AU yang Dijajal Empat Pejabat Negara di Apron Lanud Halim Perdanakusuma

Mengenal T-50i Golden Eagle Jet Tempur TNI AU yang Dijajal Empat Pejabat Negara di Apron Lanud Halim Perdanakusuma

TNI AU

PK.Jakarta.T-50i Golden Eagle merupakan jet tempur milik TNI AU yang sempat dijajal langsung oleh Ketua MPR RI, Ketua DPR RI, Kapolri dan Kasal saat yang melaksanakan terbang “tandem” selama satu jam di Apron Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (5/10).

Jet Tempur T-50i Golden Eagle sebelumnya telah dibeli oleh pemerintah indonesia melalui Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dari perusahaan Korea Selatan, Korea Aerospace Industries (KAI) pada akhir juli 2021 lalu.

Pesawat tersebut dibeli enam unit dengan Nilai kontrak mencapai Rp3,4 triliun. Diketahui, Pesawat T-50i memiliki sederet teknologi untuk menunjang penyiapan penerbangan andal TNI-AU.

T-50i dirancang untuk memberikan pelatihan pilot bagi pesawat tempur generasi sekarang dan berikutnya seperti F-16, F-22 dan pesawat tempur gabungan F-35. Penerbangan pertama T-50 berlangsung pada Agustus 2002, dan pesawat produksi pertama diluncurkan pada Agustus 2005.

Kementrian Pertahanan menjelaskan, pesawat T-50i mampu ditempatkan digaris depan sebagai Light Fighter yang dilengkapi dengan peralatan tempur (Missile Guided/Unguided, Rocket, Bomb, Canon 20 mm serta radar). Pesawat ini juga bisa dipergunakan untuk keperluan latih lanjut (Advance Training) bagi penerbang tempur.

T-50 Golden Eagle memiliki kontrol fly-by-wire digital dan hand on throttle and stick (HOTAS). Tampilan kokpit mencakup dua tampilan multifungsi Honeywell 127mm berwarna.

Pesawat itu memiliki kapasitas dua awak kokpit yang dilengkapi dengan sistem pembangkit oksigen on board (OBOGS) dan kursi pelontar yang dipasok oleh Martin Baker dari Uxbridge, Inggris.

Pesawat ini memiliki tujuh cantelan eksternal untuk membawa senjata, satu di garis tengah di bawah badan pesawat, dua cantelan di bawah setiap sayap, dan rel peluncuran rudal ke udara di dua ujung sayap. Pada rel peluncuran ujung sayap dapat membawa rudal AIM-9 Sidewinder.

Baca Juga :  Skadik 304 Membuka Pendidikan Kursus Operator Alat Berat

Dikutip Aerocorner, pesawat T-50i mengandalkan tenaga dari mesin General Electric F404-GE 102 turbofan dengan daya dorong 1.770 pounds dan after burner 11 ribu pounds dengan tenaga mil power.

T-50i dapat terbang dengan kecepatan maksimum 1.837 km per jam. T50i Golden Eagle dapat terbang dengan ketinggian 55 ribu kaki, seperti pesawat tempur buatan Amerika Serikat F16.

Pesawat tersebut memiliki panjang 43 kaki, lebar sayap 31 kaki, dan tinggi 16 kaki dan mampu mencapai kecepatan maksimal 1.5x kecepatan suara atau 1.600 kilometer per jam dengan berat sekitar 14 ton. Mesin itu memiliki saluran masuk udara yang dipasang di sisi ganda, di kedua sisi badan pesawat bawah sayap.

Mesin T-50i dilengkapi dengan kontrol mesin digital otoritas penuh dan menghasilkan tenaga 78.7 kN. Pesawat itu memiliki tujuh tangki bahan bakar internal, lima di badan pesawat dan dua di sayap, yang dapat membawa 2.655 liter bahan bakar dengan tiga tangki tambahan berkapasitas 570 liter.

Roda pendaratan Pesawat ini dilengkapi dengan roda pendaratan tipe roda tiga Messier Dowty yang dapat ditarik. Setiap unit beroda tunggal dan dilengkapi dengan peredam kejut oleo pneumatik. Kedua roda utama ditarik ke dalam batang-batang saluran masuk udara mesin. Roda di hidung pesawat ditarik ke depan.

Editor : Agung Setiadi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments