Usut Kasus Pembunuhan PNS di Semarang, Komnas HAM Akan Koordinasi dengan Panglima TNI

Usut Kasus Pembunuhan PNS di Semarang, Komnas HAM Akan Koordinasi dengan Panglima TNI

TNI AD

PK.Semarang.Komnas HAM akan koordinasi dengan Panglima TNI Andika Perkasa terkait dugaan keterlibatan oknum TNI dalam kasus pembunuhan PNS Iwan Boedi di Kota Semarang.

Melansir dari Kompas.com, beberapa waktu lalu, jasad Iwan Boedi ditemukan di kawasan Pantai Marina, Kota Semarang, dengan kondisi tubuh tak utuh.

“Jika perlu, Komnas HAM juga akan koordinasi dengan Panglima TNI kalau memang ada keterlibatan oknum TNI,” kata Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsari, Jumat (28/10).

Dia menegaskan, Komnas HAM akan membantu Polrestabes Semarang untuk berkoordinasi dengan pihak-pihak lain jika memang dibutuhkan.

“Jadi, Komnas HAM tak hanya kepada Panglima TNI,” ujar dia.

Dalam kasus Iwan Boedi, Komnas HAM tidak melakukan investigasi karena di pihak kepolisian proses investigasinya sudah berjalan.

“Komnas HAM hanya membantu agar kasus ini cepat terungkap,” jelasnya.

Beka menambahkan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Kapolrestabes Semarang soal kasus yang menimpa Iwan Boedi.

“Jadi hari ini saya koordinasi dengan Kapolrestabes Semarang dan jajaran terkait soal penanganan kasus Iwan Boedi,” tegasnya.

Dalam pertemuan dengan jajaran Mapolrestabes Semarang, pihaknya dijelaskan soal perkembangan penyidikan kasus pembunuhan Iwan Boedi.

“Termasuk juga apa yang akan dilakukan oleh jajaran Polrestabes Semarang untuk mengungkap peristiwa yang ada,” ucapnya.

Komnas HAM akan mendorong Polrestabes Semarang untuk terus melakukan penyelidikan dan menuntaskan kasus pembunuhan terhadap saksi kasus korupsi itu.

“Kami percaya polisi bisa menuntaskan kasus ini dengan baik,” ucapnya. (kompas)

Editor : Agung Setiadi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments