Komisi I DPR Masih Menunggu Surpres Pengganti Panglima TNI

Komisi I DPR Masih Menunggu Surpres Pengganti Panglima TNI

Hankam

PK.Jakarta.Anggota Komisi I DPR Fraksi PKS, Abdul Kharis Almasyahari menegaskan pihaknya masih menunggu Surat Presiden (surpres) yang berisi nama calon Panglima TNI pengganti Jenderal Andika Perkasa.

Melansir dari Tempo.co, Abdul Kharis Almasyahari mengatakan Istana pasti sudah tahu kapan harus mengirimkan nama calon Panglima TNI agar waktu fit and proper test bisa berlangsung tepat waktu.

“Kita tunggu saja,” kata Kharis, Minggu (20/11).

Sementara itu Anggota Komisi I DPR Fraksi Partai NasDem, Muhammad Farhan, menyebut pihaknya belum menerima kabar apapun dari Jokowi soal pengganti Andika Perkasa. Farhan menyebut proses penggantiian Andika itu menunggu surat dari Presiden.

“Belum ada kabar sama sekali, Batas pensiun beliau (Andika) 1 Januari 2023, karena lahir 21 Desember,” kata Farhan.

Dengan batas masa jabatan Andika Perkasa pada 1 Januari 2023, maka DPR hanya memiliki waktu sekitar satu bulan kedepan untuk melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon Panglima TNI yang baru.

Mengenai jumlah calon Panglima yang diharapkan akan diajukan oleh Jokowi, Farhan menyebut menurut aturan calon Panglima hanya boleh berjumlah satu orang.

“Hanya boleh 1 nama calon sesuai UU TNI,” kata Farhan.

Meskipun demikian, dalam Undang-Undang TNI disebutkan bahwa DPR boleh menolak calon yang diajukan oleh presiden. Jika menolak calon yang diajukan Presiden Jokowi, DPR harus memberikan keterangan tertulis. (tempo)

Editor : Agung Setiadi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments