PK.JAKARTA – Tim INASAR telah melaksanakan operasi SAR di Turki, Minggu (12/2/2023) malam. Setelah koordinasi dengan AFAD Turki atau Local and Emergency Managemen Authority (LEMA) atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah, tim INASAR berangkat ke Antakia Provinsi Hatay yang menjadi wilayah operasi. Dari Bandara Adana, perjalanan ditempuh selama 4 jam.
Pada pukul 18.06 LT (waktu Turki), Tim INASAR tiba di posko USAR Coordination Cell (UCC) di Hatay Expo. Setelah mendapat briefing dari UCC Manager, tim INASAR mendapatkan informasi bahwa masih terdapat kawasan (site) yang belum mendapatkan penanganan SAR, yaitu pada koordinat 36.189 N – 36.155 E. Di tempat itu, tim INASAR mendapatkan informasi bahwa masih ada kemungkinan korban yang masih hidup.
Pada pukul 20.10 LT, Tim INASAR selanjutnya mendapat penugasan dari UCC dan berangkat menuju lokasi dengan membawa peralatan rescue radar, search cam, serta perlatan Urban SAR lainnya.
Sampai di lokasi, tim INASAR bertemu dengan tim SAR Rumania yang juga tengah melaksanakan operasi SAR dan bekerja bersama-sama sesuai sector yang telah ditentukan.
Tim INASAR juga mendirikan Base of Operation (BOO) pada pukul 21.30 di lokasi tak jauh dari lokasi operasi.
Seperti diberitakan sebelumnya, tim INASAR yang berjumlah 47 orang diberangkatkan dari Bandara Halim Perdana Kusuma, Sabtu (11/2/2023) pagi.
Mereka membawa misi kemanusiaan, membantu operasi Urban SAR (USAR) terhadap korban bencana gempa dengan magnitude 7,8 yang mengguncang negara Distrik Pazarcik Provinsi Kahramanras, Turki pada hari Senin (6/2/2023) malam. (*)
Sumber : Humas Basarnas