TPNPB OPM Ungkap Alasan Bakar Sekolah di Intan Jaya Saat Serang TNI-Polri

TPNPB OPM Ungkap Alasan Bakar Sekolah di Intan Jaya Saat Serang TNI-Polri

Polhukam

Jakarta.Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka atau TPNPB-OPM menyatakan alasan membakar gedung sekolah saat menyerang aparat militer di Distrik Homeyo, Kampung Pogapa, Intan Jaya, Papua Tengah.

Melansir dari tempo.co, selain sekolah yang dibakar, OPM juga menembak mati satu warga sipil, yang disebut TPNPB sebagai anggota intelijen.

Juru bicara Manajemen Markas Pusat Komando Nasional atau Komnas TPNPB-OPM, Sebby Sambom, mengatakan pembakaran sekolah dilakukan karena bangunan itu dipakai oleh aparat yang bertugas di Distrik Homeyo.

“Itu kan jelas gedung-gedung sekolah itu dipakai tentara dan polisi,” kata Sebby kepada Tempo melalui sambungan telepon pada Kamis (09/05).

Selain itu, TNI-Polri dituding menggunakan bangunan sekolah sebagai pos militer. Hal itu membuat kelompok kriminal bersenjata atau KKB yang menamai dirinya TPNPB-OPM, itu membakar bangunan tersebut.

“Bukan di Intan Jaya saja,” katanya.

Langkah aparat menjadi pengajar, menurut Sebby, merupakan pengambilalihan fungsi. Dia mempertanyakan tanggung jawab guru berseragam sipil. Menurut dia, hal itu tak boleh terjadi.

“Lalu guru-guru sipilnya di mana? Pemerintah jangan arogan.” ucap Sebby.

Sebelumnya, TPNPB menyerang Polsek Homeyo dan pos Komando Rayon Militer 1705-05/Homeyo di Distrik Homeyo, Kampung Pogapa, Intan Jaya, Papua Tengah pada 30 April 2024.

Dalam penyerangan satu warga sipili, Alexsander Parapak, 20 tahun, tewas. Keesokan harinya TPNPB membakar SDN Inpres Pogapa. (tempo)

Editor: Agung Setiadi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments