Ternate-, —- Mengalami kerusakan mesin ,Kapal Km. Garda Nusantara 17 karam dan tenggelam di Perairan Maluku Utara,Minggu (15/3).
Atas peristiwa tersebut beruntung seluruh korban dalam keadaan selamat.Tim SAR langsung lakukan evakuasi ke Pelabuhan Ahmad Yani Ternate menggunakan kapal Sabuk Nusantara 115.
Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani dalam keterangan tertulis.Minggu (15/3)
Ia mengatakan,Proses evakuasi sedikit mengalami kendala akibat cuaca buruk,sehingga Kapal Garda Nusantara 17 tidak bisa di selamatkan serta karam lalu tenggelam di perairan antara pulau batan dua dan Kota Ternate”ucapnya.
Iwan dalam keteranganya mengatakan ,7(Tujuh) orang korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat ke kapal Sabuk Nusantara 115 selanjutnya dibawa menuju Pelabuhan Ahmad Yani.
Sementara itu PT. PELNI Ternate juga mengirimkan KM Sabuk Nusantara 86 untuk memberikan bantuan dan pengawalan bersama KN. SAR Pandudewanata namun mengalami kendala cuaca buruk gelombang tinggi disertai angin kencang.
“Seluruh Tim bersama korban tiba di dermaga Pel A. Yani dalam keadaan selamat, Seluruh korban kemudian diserahkan kepada Pihak PT. PELNI Ternate dan Pihak Keluarga lalu dilanjutkan pemeriksaan medis oleh Tim kesehatan Polda Maluku Utara.”Ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan ,Tim SAR Gabungan kemudian melaksanakan debriefing penutupan Operasi SAR, Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing – masing dengan ucapan terima kasih.
Unsur yang terlibat yaitu Kantor SAR Ternate, Polairud POLDA Maluku Utara, Brimobda Polda Maluku Utara, Polres Kota Ternate, Bid Dok Kes Polda Maluku Utara, LANAL Ternate, Korem 152 Babullah, KPLP Ternate, PT. PELNI, PT. PELINDO, BPPK Maluku Utara, KM. Sabuk Nusantara 115, KM. Sabuk Nusantara 86, Jasa Raharja Ternate dan RAPI Ternate.
Jumlah korban 7 Orang.
Data Korban sebagai berikut :
1. Untung Purwadi
2. Felix Herman Sulipatty
3. Teguh Gunawan
4. Dimas Afif Sugiyanto
5. Anselmus Hamonangan
6. Mohammad Al Yudha C,R
7. Mochmad Makhsun
Sumber : Kantor SAR Ternate