TNI AL. Koarmada II. 3 Maret 2026
Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan dan interoperabilitas unsur laut dan udara pada Operasi Pengamanan Perbatasan Wilayah Laut dan Udara, KRI Karel Satsuit Tubun-356 melaksanakan latihan Kerja Sama Taktis (Kersamtis) dengan Pesud Cassa U-6215 TNI AL, Selasa (3/3/2026).
Latihan difokuskan pada pelaksanaan Air Joining Procedure (AJP) guna menguji kemampuan identifikasi, autentikasi, komunikasi taktis, serta pengendalian unsur udara oleh KRI dalam mendukung operasi maritim terpadu. Kegiatan diawali dengan koordinasi antara unsur laut dan udara, dilanjutkan patroli sektor oleh KRI serta pergerakan pesawat menuju daerah operasi. Selanjutnya dilaksanakan communication check pada jaring HF dan VHF.
Puncak latihan berupa pelaksanaan Air Joining Procedure dengan metode autentikasi. Pesawat udara berhasil teridentifikasi positif sebagai unsur kawan, kemudian dikendalikan oleh KRI untuk melaksanakan pengamatan udara maritim serta berperan sebagai bulsi (simulasi pesawat udara musuh).
Sebagai respons terhadap skenario ancaman udara, KRI melaksanakan Peran Tempur Bahaya Udara sesuai prosedur operasi standar. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar, didukung kesiapan personel serta peralatan komunikasi, termasuk VSAT yang berfungsi optimal.
Secara umum, latihan yang berada dibawah kendali Guspurla Koarmada II ini menunjukkan kesiapan unsur laut dan udara dalam membangun kerja sama taktis yang solid, adaptif, dan responsif terhadap dinamika ancaman di wilayah perbatasan.
Danguspurla Koarmada II, Laksma TNI Endra Hartono menyampaikan bahwa latihan kerja sama taktis laut dan udara merupakan bagian penting dalam meningkatkan profesionalisme prajurit serta kesiapan tempur unsur TNI AL.
Lebih lanjut Laksma Endra Hartono mengatakan, sesuai arahan Pangkoarmada II Laksda TNI I G.P. Alit Jaya, S. H.,M.Si., Latihan Kersamtis ini diharapkan semakin memperkuat integrasi operasi laut–udara dalam mendukung tugas pokok TNI AL menjaga kedaulatan dan keamanan perairan nasional.
(Pen/2)