ANTUSIASME WARGA MALANG MELIHAT KENDARAAN AMFIBI MENKAV 2 MAR

TNI AL

Malang,. Peringatan HUT TNI ke 73 di Kota Malang sangat
ditunggu tunggu warga Malang, karena dalam peringatan kali ini warga
Kota Malang dapat menyaksikan Pameran Alutsista TNI yang digelar di
Lapangan Brawijaya Rampal Kota Malang, Sabtu, (6/10/2018).

Resimen Kavaleri 2 Marinir (Menkav 2 Mar) selaku Komando Pelaksana
Pasmar 2, turut ambil bagian dalam gelaran kali ini dengan menampilkan
beberapa unit Kendaraan Amfibi dibawah jajarannya dalam pameran
alutsista di Lapangan Brawijaya Rampal Kota Malang,yang meliputi Tank
BMP 3F dan LVT 7A yang disertai dengan spesifikasi kemampuan tempur
tiap tiap unit kendaraan tempur.

Bagi masyarakat Jawa Timur khususnya warga Kota Malang hadirnya
kendaraan amfibi andalan Korps Marinir di pameran alusista kali ini,
seolah memberi warna tersendiri karena, setiap warga akan lebih
mengenal kendaraan yang memiliki kemampuan operasional di dua medan
yaitu darat dan air, selain itu warga kota Malang dapat berswa foto
bersama kendaraan amfibi Korps Marinir yang mungkin baru kali pertama
warga melihat secara langsung.

Beberapa warga yang hadir dalam kegiatan pameran kali ini banyak yang
takjub dengan kemampuan kendaraan amfibi jajaran Menkav 2 Mar ini,
seperti yang disampaikan oleh bapak Pitoyo warga Kecamatan Turen, yang
jauh jauh datang ke lokasi pameran untuk melihat kendaraan BMP 3F dan
LVT 7A yang biasanya hanya beliau saksikan lewat layar kaca, saat
beraksi melompat dari dermaga ke dalam laut lepas, pada demonstrasi
HUT TNI ke 72 di Pelabuhan Indah Kiat Cilegon Banten tahun 2017 lalu.

“alhamdulilah bisa lihat Tank Marinir, ternyata bodynya besar, tapi
hebat dan lincah” pungkas bapak Edi yang hadir bersama istri dan anak
semata wayangnya yang masih berusia 10 bulan saat masuk kedalam ruang
pasukan kendaraan LVT 7A sambil menggunakan Headgear ranpur.

Baca Juga :  Wagub AAL Pimpin Upacara Pembukaan UAS Taruna.

Beberapa warga menyampaikan harapannya agar TNI senantiasa kuat dan
solid dalam mengamankan setiap jengkal wilayah NKRI.