Dandim 0731/Kulon Progo Tegaskan Tentang Netralitas TNI, Terkait Pilkades, Pilkada, Pileg Dan Pilpres

TNI AD

Yogya Barat. Menjawab pertanyaan wartawan dari SCTV, Portal Komando, Sorot Kulon Progo dan Kantor Berita Antara di ruang kerjanya, berkaitan dengan adanya beberapa Anggota Kodim 0731/Kulon Progo  yang mendapat undangan dari Panitia Penyelenggara Pilkades dimasing-masing desanya, Letkol Inf Dodit Susanto, A. Md., (Dandim 0731/Kulon Progo), menegaskan bahwa Anggota TNI  netral dan undangan tersebut telah dikembalikan kepada Panitia Penyelenggara Pilkades.

Dandim menuturkan bahwa menurut Perda Kabupaten Kulon Progo, No. 2 Tahun 2015, Bab I Pasal 1 ayat 23 berbunyi “pemilih adalah penduduk desa yang bersangkutan dan telah memenuhi persyaratan untuk menggunakan hak pilihnya”.

Mengacu pada Perda tersebut memang anggota mempunyai hak untuk menggunakan hak pilihnya dan itu juga merupakan hak adat, akan tetapi sesuai Instruksi dari Panglima TNI yang wajib dilaksanakan oleh Prajurit TNI dalam Pilpres sampai Pemilihan ditingkat yang paling bawah “TNI harus netral”.

Ditanya wartawan tentang langkah apa yang dilakukan berkaitan dengan undangan Pilkades yang beredar kepada beberapa Anggota Kodim 0731/Kulon Progo, Dandim menegaskan,
“Saya sudah perintahkan kepada semua anggota terutama yang mendapatkan undangan, agar undangan tersebut dikembalikan kepada Panitia Penyelenggara Pemilihan, dan seluruh undangan telah dikembalikan semua kepada penyelenggara oleh anggota saya” jelas Letkol Inf Dodit Susanto,A.Md.

Berkaitan dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pilpres, Dandim memastikan tidak ada Anggota Kodim 0731/Kulon Progo aktif yang terdaftar, namun apabila kedapatan ada anggota yang terdaftar pada Pilkades, itu semata mata Hak dari dari Panitia Penyelenggara, namun sudah kita kembalikan dan minta agar dilakukan pembetulan agar tidak tercantum lagi dalam daftar pemilihan selama masih berdinas aktif. (NSR/bang natsir).