Dirdiklat Kodiklatal Tutup Latihan Operasi Penanggulangan Bencana

TNI AL

Kodiklatal, (27/11).Direktur Pendidikan dan Latihan (Dirdiklat) Kodiklatal Laksma TNI Deny Septiana, S.I.P., M.A.P. mewakili Asops Kasal Laksda TNI Didik Setiyono, SE., M.M. secara resmi menutup  Latihan Operasi Penanggulangan Bencana (Latopsgulben) TA.2018, di Gedung Bettle Geuse, Kodiklatal, Bumimoro, Surabaya (27/11).

Dalam sambutan tertulisnya, Asops Kasal mengatakan bahwa Latihan Operasi Penanggulangan Bencana yang dilaksanakan mulai tangal 21 – 27 November 2018, telah terlaksana dengan lancar sesuai dengan rencana latihan dengan metode Proses Pengambilan Keputusan Militer (PPKM) dalam menyusun perencanaan operasi pada satuan tingkat Satgas, keterpaduan antar Satgas dalam menerapkan stategi, prosedur dan melaksanakan koordinasi serta fungsi komando dan staf satuan setingkat komando tugas gabungan terpadu pada tahap perencanaan operasi penanggulangan bencana.

Pelaksanaan LatopsGulben TA. 2018 ini, lanjut Asops Kasal, sebagai momentum pijakan awal dalam rangka mengasah keterampilan dan kesiapsiagaan prajurit TNI AL untuk senantiasa siap digerakkan dalam menghadapi kemungkinan timbulnya becana alam di seluruh wilayah NKRI pada waktu yang tidak dapat dipastikan.

Lebih lanjut disampaikan, keberhasilan para pelaku dalam latihan ini hendaknya dapat dijadikan motivasi untuk berlatih lebih giat lagi, karena pada hakikatnya latihan ini meupakan kebutuhan utama dari organisasi dalam menyelesaikan tugas. Oleh karen itu penyelenggaraan latihan hendaknya direncanakan dan dilaksanakan secara bertingkat dan berlanjut.

Pada bagian akhir amanatnya, Asops Kasal menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya serta rasa bangga kepada seluruh peserta latihan baik yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung.

Latihan ini, diikuti oleh 173 peserta, meliputi : Panitia penyelenggara dari Kodiklatal 94 orang, sedangkan pelaku dari Kodiklatal 15 orang, Diskesal 15 orang,  Lantamal V 15 orang,  serta Pasmar-2 sebanyak 15 orang. Dan sisanya sebanyak 19 orang sebagai penasehat, peninjau dan tim evaluasi.