Dukungan Pelantikan Presiden Dan Wapres Terpilih 2019-2024, Mengalir Dari Berbagai Pihak

Nasional

PK,.JAKARTA,.—- DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan segenap kepengurusannya berkomitmen untuk mengawal di garda terdepan suksesnya pelantikan Presiden dan Wakli Presiden pada 20 Oktober mendatang dan akan menjadi mitra strategis-kritis periode pemerintah ke depan.

Hal tersebut disampaikan Haris Pratama selaku ketua Umum DPP KNPI dalam sambutannya dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan orientasi pengurus DPP KNPI beserta DPD KNPI Se Indonesia yang digelar di Mercure Ancol 4-6 Oktober 2019.

Disela-sela Rakenas Dr. H. Mustadin Taggala, M.Si selaku ketua DPP KNPI dari unsur potensi pemuda menyampaikan bahwa kepentingan mengarus utamakan pembangunan kepemudaan ialah hal yang tidak bisa ditawar bagi Bangsa Indonesia ke depan, kurang lebih 40% populasi penduduk Indonesia ialah Pemuda, sedangkan back Bond trend ekonomi yakni ekonomi berbasis digital 4.0 didominasi oleh Pemuda.

Kelompok yang mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak 2014 lalu, Pro Jokowi (Projo) menyatakan siap mengawal proses pelantikan presiden dan wakil presiden periode 2019-2024.

Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi mengatakan pihaknya juga telah menerima keputusan bahwa pelantikan bakal tetap digelar pada 20 Oktober mendatang. Sebelumnya Budi sempat menyebut bahwa Jokowi memiliki keinginan untuk memajukan pelantikan sehari lebih cepat.

“Mau tanggal 20 Oktober atau kapan pun kami siap. Kami dan para relawan lainnya mengusulkan kepada Presiden. Tapi kami menghormati apapun keputusan MPR,” kata Budi dalam keterangannya, Sabtu (5/10).

Menurut Budi, pelantikan yang bakal digelar 20 Oktober mendatang mesti dimaknai sebagai sebuah perayaan atas kedaulatan rakyat. Jokowi, lanjutnya, sudah jelas mendapat mandat rakyat karena terpilih lewat Pilpres 2019.

Karenanya, kata Budi, Projo dan seluruh elemen masyarakat lainnya berkomitmen untuk menjaga situasi dan kondisi keamanan jelang acara pelantikan. Tujuannya, demi memastikan agar agenda pelantikan bisa dilakukan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Alumni Universitas Negeri Semarang menyatakan kesiapannya dalam mengawal pasangan Joko Widodo-Kiai Haji Ma’ruf Amin hingga pelantikan presiden-wakil presiden yang dijadwalkan pada 20 Oktober 2019.

“Berdasarkan rapat beberapa hari lalu, kami sepakat untuk mengawal dan menjaga Jokowi-Amin sampai pelantikan. Mudah-mudahan dengan lindungan Allah SWT sampai tanggal 20 Oktober 2019 tidak terjadi apa-apa,” kata Ketua Umum DPP IKA Unnes, Budiyanto di Semarang, Kamis (3/10) malam.

Para alumni Unnes melihat sosok Jokowi sebagai simbol reformasi dan demokrasi di Republik Indonesia. Apalagi, Jokowi-Amin merupakan pasangan pilihan rakyat dan telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum RI sebagai pemenang Pemilu Presiden 2019.

DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Tengah mengajak seluruh masyarakat Jawa Tengah untuk menyukseskan pelantikan presiden dan wakil presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober 2019.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menyukseskan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo dan H Ma’ruf Amin pada tanggal 20 Oktober 2019,” kata Badrun Nuri Ketua Umum DPD IMM Jawa Tengah dalam deklarasi dukungan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 2019, di Hall Dewaruci 3, Hotel Marlin, Kabupaten Pekalongan, Rabu (2/10/2019).

Leave a Reply

  Subscribe  
Notify of