KAL SEUMELU II.1.26 LANAL SABANG EVAKUASI WNA DI PERAIRAN PULAU RONDO

TNI AL

PK.Sabang, 22 Juni 2018 ,.Setelah menerima informasi tentang bantuan evakuasi kapal nelayan Sabang yang membawa turis asing/WNA mancing diperairan Pulau Rondo Sabang karena kerusakan mesin, Komandan Lanal Sabang kolonel Laut (P) Edi Haryanto,S.E segera memerintahkan KAL Siemelue II-1-26 dengan Komandan KAL Siemelue Letda Laut (P) Eko Heryanto untuk bergabung bersama unsur BPBD, Basarnas serta RAPI Sabang untuk melakukan evakuasi kapal tersebut.
Kapal bernama Simano tersebut milik warga kota Sabang dan membawa 5 (Lima) orang penumpang terdiri dari 3 WNA dan 2 WNI. Adapun nama² penumpang sbb :

– Ami Saputra (37 th/Sabang/pemilik kapal)
– Ijun(26 th/ Sabang, Abk kapal)
– Jonas Holland Brenann (WNA Irlandia)
– Kevin Matias (WNA Jerman)
– Jasper Kenedi (WNA Kenya)

Kronologis evakuasi sbb :
– Pukul 19.45 Wib, KAL Siemelue dengan kecepatan 15 knots bergerak dari dermaga Lanal Sabang memuju perairan Pulau Rondo.
– Pukul 20.10 Wib, pada koordinat 05° 54′ 767″ N – 95° 14′ 167″ E, KAL Siemelue menemukan boat/kapal nelayan beserta 5 orang penumpang yang mengalami kerusakan mesin.
-Pukul 20.25 Wib, KAL Siemelue melaksanakan Evakuasi terhadap Boat/kapal beserta 5 (Lima) orang penumpang dengan cara ditarik menggunakan tali menuju dermaga Lanal Sabang.
– Pukul 21. 26 wib, KAL Simelue tiba di dermaga Lanal Sabang langsung disambut oleh Komandan Lanal Sabang, beserta Tim Kesehatan dari RSAL J.Lilipory Lanal Sabang
– Pukul 21.49 wib dilaksanakan pengecekan kesehatan oleh Tim Medis dari RSAL J.Lilipory Lanal Sabang dan dinyatakan dalam keadaan Sehat, kemudian komandan Lanal Sabang beserta Staf melaksanakan wawancara dan pemeriksaan kepada kapten kapal a.n Ami Saputra dan 3 orang WNA tersebut, tentang kronologi kerusakan kapal tsb.
– Pukul 22.30Wib dari Pihak Imigrasi beserta staf tiba di dermaga Lanal Sabang untuk mengecek ke legalitasan dari pasport dll.
– Pukul 23.00wib setelah diadakan pemeriksaan oleh Lanal Sabang dan pihak Imigrasi tidak ditemukan pelanggaran baik dokumen pasport dan kegiatan selama dikota Sabang, kemudian 3 orang WNA tersebut di melanjutkan perjalanan ke Banda Aceh untuk berangkat kembali ke daerah masing.

Baca Juga :  Komandan Kodiklatal Resmikan Penggunaan Kelas Gabungan Siswa Pusdiklapa

@penlansab

Leave a Reply

  Subscribe  
Notify of