Komando Operasi Udara III Biak Gelar Syukuran Pembangunan Mako Koopsau III

TNI AU

PK BIAK– KOSEKHANUDNAS IV. Pembangunan Markas Komando (Mako) Operasi TNI AU (koopsau) III Biak akan memasuki tahap pertama pembangunan, ditargetkan dan dipastikan awal tahun 2019 akan selesai dan siap untuk operasionalkan.

Panglima Koopsau III, Marsekal Muda TNI Tamsil Gustari Malik S.E., mengatakan, pengerjaan pembangunan Mako Koopsau III di wilayah Timur Indonesia yang mulai dikerjakan pada akhir tahun 2018 ini, kini sudah memasuki tahap awal pembangunan gedung Mako dan pembangunan infrastruktur pendukung.

“Ini sudah masuk tahap pertama pembangunannya dengan menggunakan APBN dari Kementerian Pertahanan, semoga awal tahun 2019 ini sudah bisa ditempati,” tutur Kepala Staf Koopsau III, Marsekal Pertama TNI I Wayan Sulaba, S.Sos., M.Sc., yang mewakili Panglima Koopsau III dalam membuka sambutannya pada acara syukuran tanda dimulainya pekerjaan pembangunan Mako Koopsau III Biak, Jumat (05/10) siang.

Dengan adanya gedung baru Mako Koopsau III Biak, diharapkan Koopsau III dapat lebih maksimal lagi dalam menjalankan tugas pokoknya, yaitu melaksanakan pembinaan kemampuan dan kesiapsiagaan operasional satuan-satuan TNI AU dalam jajarannya, dan melaksanakan operasi-operasi udara dalam rangka penegakan kedaulatan negara di udara, mendukung penegakan kedaulatan negara di darat dan di laut Khususnya kawasan Timur Indonesia.
“Pembangunan ini sebagai upaya mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim yang memiliki 5 pilar, salah satu pilarnya adalah pembangunan infras­tuktur dan konektivitas antar pulau. Satu tahun terakhir, Panglima TNI dan Kepala Staf TNI AU sudah membangun berbagai organisasi dan infrastruktur TNI yang mempercepat konektivitas.” ujarnya.

Pria dengan bintang satu dipundaknya ini menuturkan, untuk mencapai satuan yang handal, profesional dan disegani, tentunya perlu ada peningkatan dalam hal sumber daya manusia (SDM) baik dalam jumlah maupun kualitas.

“Sesuai daftar susunan personel (DSP) setingkat Koopsau idealnya adalah 604 orang, namun pemenuhan personel koopsau III ini masih sangat kurang yaitu baru 110 orang sehingga perlu penambahan personel agar sesuai DSP, belum lagi jika dihadapkan dengan berubahnya status lanud-lanud jajaran dari Type A menjadi type B, secara bertahap nanti akan dilakukan penambahan personel,” tuturnya.

Kepala Staf Koopsau III juga menyampaikan, sebelum melakukan penambahan personel, terlebih dahulu TNI AU dalam hal ini koopsau III harus menyiapkan segala fasilitas pendukungnya. “Seperti perumahan prajurit dan infrastruktur pendukung lainnya, tidak mungkin kita tambahkan prajurit tapi fasilitasnya belum mendukung,” ucapnya.

Hadir dalam acara syukuran tanda dimulainya pembangunan mako koopsau III ini antara lain; Panglima Kosekhnudnas IV Biak, Marsekal Pertama TNI Jorry S. Koloay, S IP., M.Han., Komandan Lanud Manuhua Biak, Marsekal Pertama TNI Fadjar Adriyanto, Komandan Gugus Keamanan Laut Armada III, Laksamana Pertama Agus Hariadi, Para Asisten Koopsau III, Para Asisten Kosekhanudnas IV, Dandim, Danlanal, dan Kapolres Biak, dan Para Komandan Satuan TNI Polri, Kepala Basarnas Biak, KaSatpol PP dan Seluruh Anggota Koopsau III serta perwakilan dari Satuan-satuan TNI wilayah Biak serta Unsur Forkompimda Biak Numfor lainnya. (Red/JDM)