Petinju Putri Dirgantara Boxing Camp Lanud Abd Saleh Raih Medali Perunggu

TNI AU

PK,. Malang , Jawa Timur . ,Pen Abd (10/7). Petinju Putri Dirgantara boxing Camp Lanud Abd Saleh atas nama Rani Krismayati meraih medali perunggu, pada
kejuaraan Nasional Terbuka Tinju Amatir Piala Kapolri Cup II tahun 2018, yang berlangsung selama satu minggu mulai 3 hingga -9 Juli 2018, bertempat di Lapangan Koni Satrio Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara.

Kejuaraan tersebut dalam rangka HUT Bhayangkara ke-72 yang diikuti oleh para petinju dari masing-masing daerah provinsi di Indonesia dan peserta undangan khusus dari Sasana TNI AD dan TNI AU serta diikuti dari beberapa negara tetangga antara lain Malaysia, Singapore, Japan, Vietnam, Srilangka, Philippine, Australia dan Thailand.

Rani Krismayati salah satu petinju putri yang membawa nama TNI AU pada kelas 48 Kilogram yang berhasil meraih medali Perunggu setelah kalah angka dibabak semi final melawan Josie Gabuco petinju asal Philippine. Secara umum dalam pertandingan tersebut TNI AU berhasil meraih 2 medali perunggu. Petinju Rani Krismayati Balu mendapat medali perunggu, sertifikat dan uang pembinaan sebesar100 US dolar.

Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Marsekal Pertama TNI Andi Wijaya, S. Sos., mengucapkan selamat atas hasil yang diraih dan mengharumkan nama Lanud Abd Saleh, untuk itu Danlanud meminta para atlit tinju putra maupun putri untuk berlatih lebih giat lagi agar dapat meraih prestasi yang lebih tinggi

Danlanud menambahkan, kelas yang dipertandingkan dalam kejuaraan tersebut ada delapan kelas putra dan enam kelas putri yaitu untuk Putra ada kelas 46 kilogram, kelas 49 kilogram, 52 kilogram, 56 kilogram, 60 kilogram, 64 kilogram, 69 kilogram, dan 75 kilogram, sedangkan untuk Putri ada kelas48 kilogram, 51 kilogram, 54 kilogram, 57 kilogram, 60 kilogram, dan 64 kilogram. Dalam pertandingan tersebut TNI AU mengirimkan 10 petinju, yaitu 5 petinju putra dan 5 petinju putri. Dan alhamdulillah 1 petinju putri Dirgantara dari Lanud Abd Saleh berhasil memperoleh medali perunggu.