Wilayahnya Terisolasi Akibat Gempa Palu, Camat Balaesang Bersama 8 Kadesnya Antusias Sambut KRI Ahmad Yani-531

TNI AL

Donggala-Jumat, (12/10/2018).Kecamayan Balaesang setelah berhari-hari terisolasi akibat bencana gempa bumi, Camat Balaesang bersama 8 Kepala Desanya antusias menyambut kedatangan KRI Ahmad Yani-531 yang membawa barang bantuan untuk korban bencana gempa dan tsunami  di pesisir pantai desa Pamalulu Kecamatan Balaesang Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Turut dalam penyambutan bantuan ini, para perangkat pemerintahan kecamatan dan desa serta  TNI/POLRI bersama masyarakat.

Kecamatan Balaesang ini adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Donggala yang tidak kena dampak bencana tsunami akan tetapi Kena dampak Gempa yang mengakibatkan desa-desa di kecamatan tersebut terisolir karena Jalan utama dari Ibu kota Kabupaten menuju desa-desa dan kecamatan. Banyak Jalan yg tertimbun longsor, jembatan terputus dan rumah warga banyak yg roboh dan rusak berat dan sementara warga di kecamatan Balaesang ini mendirikan Tenda-tenda darurat di Lapangan atau jalan raya.

“Warga yang tinggal di kecamatan balaesang, mereka baru mendapatkan Bantuan logistik/Bahan kontak pasca bencana gempa setelah mendapatkan bantuan lewat jalur laut yang diangkut KRI Ahmad Yani ” ujar Camat Balaesang Mas’udin,. Spd.

Selesai melaksanakan debarkasi/lokalisasi barang bantuan di Posyandu desa Pamalulu kemudian pendistribusian dilanjutkan kepada 8 (delapan) desa di sekitar kecamatan Balaesang Kabupaten Donggala yang terkena dampak Gempa terparah yaitu desa Palau, desa Pamalulu,desa Manimbaya, desa Ketong, desa Kamonji, desa Rano, desa Malei dan desa Walandano, tambah Mas’udin